MENINGKATKAN KUALITAS TRIASE: PERAN PELATIHAN DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KEMAMPUAN PERAWAT DI RUANG GAWAT DARURAT

Authors

  • Fakhrusyi Ryan Adha Rumah Sakit Khusus Bedah Banjarmasin Siaga

Keywords:

pelatihan, masa kerja, pengetahuan, triase, gawat darurat

Abstract

Latar Belakang: Pelaksanaan triase yang efektif tidak hanya berdampak langsung terhadap keselamatan dan pemulihan pasien, tetapi juga mengoptimalkan penggunaan sumber daya medis yang terbatas. Dua faktor utama yang signifikan dalam meningkatkan kualitas triase adalah pelatihan yang diterima oleh staf medis dan pengalaman kerja yang mereka miliki. Pelatihan yang komprehensif dan masa kerja yang memadai tidak hanya meningkatkan keahlian klinis, tetapi juga ketangkasan dalam mengambil keputusan kritis dalam situasi tekanan tinggi.

Tujuan: Mengetahui hubungan pelatihan dan masa kerja dengan pengetahuan perawat tentang pelaksanaan triase di ruang gawat darurat

Metode: penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan sampel sebanyak 30 responden yang diambil secara menyeluruh dengan kuesioner. Analisa data dengan uji statistik Sperman rho.

Hasil: uji statistik p = 0,000 (p < 0,05), r =0, 690 menunjukan kekuatan hubungan yang kuat.

Kesimpulan: ada hubungan antara pelatihan dan masa kerja dengan pengetahuan perawat tentang pelaksanaan triase di ruang gawat darurat. Menambah wawasan dan evaluasi menjadi bahan masukan bagi perawat untuk meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan pada pasien terutama dalam pelaksanaan triase.

 

References

Afif N.H. dkk, 2018. Gawat Darurat Medis Dan Bedah. Surabaya: Airlangga University Press.

Annisa Putri G. (2018). Gambaran Pendidikan, Pelatihan dan Lama Kerja Terhadap Pengetahuan Perawat di IGD RSUD Deli Serdang. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat USU. Skripsi.

Anwar Prabu Mangkunegara. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan.Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ariyani, H., & Rosidawati, I. (2020). Penggunaan Triage Emergency Severity Index (ESI) di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan, Dan Farmasi, 20(2), 143–152.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Catatan Rekam Medik (2021). Buku Cacatan Rekam Medik BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Kuala Kapuas : Tidak dipublikasikan.

Debdikbud. 2012. Masa Kerja. Jakarta: Pusbangprogdi

Dessler Gary. 2015. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Salemba Empat.

Fadli. 2017. Pengetahuan dan Pengalaman Perawat dalam Penilaian Triage di Instalasi gawat Darurat. Jurnal Ilmu Kesehatan Pencerah, volume 6 nomor 1.

Fiestas Devia D.R. 2012. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja Pramuniaga Ramayanan Makasar Town Square. Makasar: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Alaudin.

Harun Al Rasid (2018). Buku Ajar Keperawatan gawat darurat . Bogor: Stikes Wijaya Husada.

Haryatun. 2008. Perbedaan Waktu Tanggap Tindakan Keperawatan Pasien Cedera Kepala Kategori 1 – V di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Moewardi. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan.

Hidayat, A. Aziz Alimun. (2016). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Pelayanan Kegawatdaruratan. jakarta: http://hukor.kemenkes.go.id.pdf diakses tanggal 18 Desember 2022.

Khairiyah Annisa 2021. Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawat Tentang Metode Emergency Severity Index (ESI) di IGD RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Banjarmasin: Universitas Muhamadiyah Banjarmasin, Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Program S1 Keperawatan.

Marya Natali. 2019. Gambaran Pengetahuan Mahasiswa D3 Keperawatan Tingkat II tentang Triage. Medan: STIKES Santa Elisabeth. Skripsi

Mika Kasenda. 2020. Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Triage oleh Perawat. Bahteramas. Piliteknik Bina Husada.

Muhamad Arfandi. 2018. Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Kontruksi Departemen Keselamatan dan Kesehatan kerja. Makasar : FKM Universitas Hasannudin.

Notoatmodjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurhaeni Asrulah. 2019. Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Penerapan.

Triage di IGD RSUD dr Wahidin Sudirohusodo Makasar. Makasar: STIK Panakkukang. Skripsi.

Ni luh Dita A, dkk. 2019. Hubungan Peran dan Sikap Perawat IGD dengan Pelaksanaan Traige Berdasarkan Prioritas. Jurnal Of Telenursing (Joting), Volume 1, nomor 2.

Nursalam. (2011). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.

Pusponegoro. 2011. Penanganan Pasien Gawat Darurat. Bumi Aksara. Jakarta.

Risha Maulina. 2019. Masa Kerja Karyawan sesuai ketentuan UU yang Berlaku. http://sleekr.co/blog/ketentuan.upah.min.bagi.karyawan.

Rudi Harmono. 2016. Keperawatan Kegawatdaruratan dan Manajemen Bencana. Jakarta: Kementrian Kesehatan.

Sri Teguh Waluyo.2020. Blended Learning Untuk Pelatihan Vokasi. Bandung: Srikandi Empat Widya Utama.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif , Kualitatif dan R & D. Bandung: CV Apha Beta.

Welas Riyanto. 2020. Triage Sistem: Webinar Peran Perawat Dalam SPGDT dan Triage. Pangandaran

Downloads

Published

2024-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

MENINGKATKAN KUALITAS TRIASE: PERAN PELATIHAN DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KEMAMPUAN PERAWAT DI RUANG GAWAT DARURAT. (2024). Journal of Emergency Nursing Care, 1(1), 40-48. https://journal.hipgabikalsel.or.id/index.php/jenc/article/view/7